EKSPLORASI SUMBERDAYA HAYATI LAUT MUKOMUKO KABUPATEN BENGKULU UTARA
ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BENGKULU
https://www.ilmukelautan-unib.ac.id/
EKSPLORASI SUMBERDAYA HAYATI LAUT
UNIVERSITAS BENGKULU
https://www.ilmukelautan-unib.ac.id/
KELOMPOK 9
Nama :
- Hence Mahrayany Pasaribu (E1I017024)
- Tri Gusti Sumarni (E1I016021)
- Geni Febriani (E1I016039)
- Elwina Putri Mita (E1I016004)
- Darmis Putra Wijaya (E1I016040)
EKSPLORASI SUMBERDAYA HAYATI LAUT
D.Pengampu : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si
POTENSI KELAUTAN MUKOMUKO KABUPATEN BENGKULU UTARA
Kabupaten Mukomuko merupakan salah wilayah di Provinsi
Bengkulu yang memiliki kawasan pesisir, pantai dan laut. Secara geografis
Kabupaten Mukomuko terletak pada posisi 1010 01’ 15,1"- 1010 51’
29,6" Bujur Timur dan 020 16’ 32,0"- 030 07’ 46,0" Lintang
Selatan. Kabupaten Mukomuko yang terletak di Pantai Barat Pulau Sumatera dengan
panjang garis pantai ± 98,218 km, mempunyai potensi sumberdaya pesisir, pantai
dan laut yang cukup besar untuk dimanfaat sebagai sumber mata pencaharian
masyarakat.
1. Aspek
Ekosistem di Laut Mukomuko Bengkulu Utara
Untuk wilayah Kabupaten Mukomuko sendiri, khususnya di sepanjang wilayah
pesisir keberadaan hutan mangrove mempunyai arti penting yang lebih strategis
dewasa ini, karena keberadaan hutan mangrove tersebut dapat menjadi pelindung
dari bencana tsunami. Sebagaimana diketahui, bahwa Kabupaten Mukomuko termasuk
salah satu wilayah rawan bencana alam gempa bumi dan tsunami. Luas
kawasan ekosistem hutan mangrove Desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko,
Kabupaten Mukomuko adalah ± 13,5 hektar (Zamdial, et al, 2015). Dan dari hasil pengukuran diketahui bahwa ekosistem
mangrove di Desa Pasar Sebelah, panjangnya ± 2,7 km dan lebar rata-rata 50 m.
Ekosistem hutan mangrove ini sudah menjadi sumber penghidupan sebagian
mansyarakat setempat sejak lama. Secara sosiologi, masyarakat sudah memahami
pentingnya keberadaan ekosistem hutan mangrove baik bagi sumber mata
pencaharian maupun sebagai pelindung dari abrasi, banjir dan tsunami. Berdasarkan hasil pengamatan terhadapa ekosistem hutan
mangrove di Desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko,
jenis tumbuhan mangrove yang membangunan ekosistem hutan mangrove umumnya
adalah jenis Sonneratia caseolaris atau yang dikenal dikalangan masyarakat
dengan nama pedada. Sonneratia caseolaris mendominasi semua tingkat
pertumbuhan.
2. Aspek pemanfaatan Wisata
2. Aspek pemanfaatan Wisata
Objek wisata yang terdapat di Kabupaten Mukomuko, antara lain: Pantai
Abrasi (Tapi Lauik), Danau Teratai Indah, Danau Lebar, Danau Nimbung, Dam Air
Manjunto, Benteng Anna (Forth Anna, Pantai Air Rami, Pantai Pandan Wangi,
bendungan yang diresmikan Presiden Soeharto terletak di Kec. V Koto dan yang
tidak kalah menarik adalah Konservasi Penyu, berlokasi di Desa Retak Ilir
Kecamatan Mukomuko Selatan.
Warisan
budaya lokal yang meliputi kemegahan budaya dan sejarah kerajaan, dapat digali
bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk mengunjungi kota ini.
untuk terus dilestarikan demi kelangsungan warisan dari masa lalu dan sejarah
Kabupaten Bengkulu Utara mempunyai wilayah laut dengan panjang pantai
262,63 km, 40 desa pesisir, dan 2.436 orang nelayan dengan potensi perikanan
laut sekitar 13.060,30 ton. Kabupaten yang mempunyai satu pulau besar dan
beberapa pulau kecil dengan sumberdaya hayati seperti ikan, udang, moluska,
kepiting, rumput laut, hutan bakau, karang, padang lamun, penyu, dan biota
lainnya.
Selain potensial di bidang perikanan hasil laut, Kabupaten Bengkulu
Utara juga terkenal sebagai pengahasil perikanan air tawar terbesar di provinsi
Bengkulu. 40 % total produksi ikan air tawar provinsi Bengkulu adalah dari
Bengkulu Utara. Sentra perikanan air tawar di Bengkulu Utara adalah di
Kecamatan Padang Jaya dan telah ditetapkan sebagi Mina Politan perikanan air
tawar.
Untuk potensi pelabuhan di kecamatan Mukomuko berada di Bantal dimana
hal tersebut didukung karena adanya pabrik perusahan kelapa sawait di daerah
tersebut, hal tersebut juga mendukang investor menanamkan modal. Sebagai daerah
kepulauan yang dikelilingi lautan, Kabupaten Mukomuko di Bengkulu, memiliki
potensi untuk dikembangkan terutama dalam kegiatan ekspor impor dan
transportasi laut. Ada 4 jenis pelabuhan yang akan dibangun di Kabupaten
Mukomuko yaitu pelabuhan penyeberangan, pelabuhan laut, pelabuhan barang dan
pelabuhan ikan. Penentuan prioritas jenis pelabuhan dan lokasinya yang harus
segera dibangun perlu dilakukan, agar pelabuhan yang dibangun dapat
dimanfaatkan secara maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Bappeda
Kabupaten Mukomuko. 2007. Laporan Akhir Studi Kelayakan Pelabuhan Laut Mukomuko,
Bengkulu.
Zamdial. 2016. Analisa Struktur Komunitas Hutan
Mangrove Di Desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko.
Jurnal Enggano. 1(2): 31-33
Ta’alidin, Z., D. Bakhtiar., D. Purnama. 2013. Kajian Karakteristik
Ekososionomik Wilayah Pesisir Dalam
Upaya Pelestarian Ekosistem Hutan Mangrove
Di Kabupaten Mukomuko.
Arianti, N. N., I dan Cahyadinata. 2013. Kajian
Dampak Pemekaran Wilayah Terhadap Kinerja Dan
Pemerataan Ekonomi Daerah Pesisir Di Provinsi Bengkulu. Skripsi.
Universitas Bengkulu.






Komentar
Posting Komentar