ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BENGKULU

HENCE MAHRAYANY PASARIBU
E1I017024
KELAS A
OSEANOGRAFI FISIKA

D.Pengampu : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si

1. Pasang surut purnama (spring tide) adalah pasang surut yang terjadi pada saat posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam suatu garis lurus. Pada saat itu, akan dihasilkan pasang maksimum yang sangat tinggi dan surut minimum yang sangat rendah, juga dikenal dengan pasang besar (Surbakti, 2007).
Gambar 1. Pasang Purnama (Rise, 2008).

2. Pasang surut perbani (neap tide) adalah pasang surut yang terjadi pada saat posisi bulan dan matahari membentuk sudut tegak lurus terhadap bumi. Pada saat itu, akan dihasilkan pasang maksimum yang rendah dan surut minimum yang tinggi, juga dikenal dengan pasang kecil (Surbakti, 2007). Pasang ini terjadi dua kali dalam satu bulan yaitu pada saat bulan seperempat pertama dan seperempat terakhir. Pasang besar terjadi pada tanggal 1 (berdasarkan kalender bulan) dan pada tanggal 14 (saat bulan purnama).


Gambar 2. Pasang Perbani (Rise, 2008) 

3. Bulan purnama itu merupakan fase bulan yang terjadi ketika adanya peristiwa perubahan selama satu siklus revolusi bulan. Pada saat fase bulan purnama terjadi, posisi bulan berada diantara Bumi dan Matahari. dan posisi ini sama ketika sedang terjadi Gerhana. Bulan purnama terjadi ketika posisi kedudukan bumi berada di antara bulan dan matahari dalam keadaan relatif satu garis lurus. Seluruh sisi bulan yang diterangi matahari menjadi terlihat sehingga pada bulan purnama, bulan terlihat bulat utuh dan sangat terang (Nining, 2002).


gambar 3. Posisi Bulan Purnama

PERBAIKAN QUIS KE-1 OSEANOGRAFI FISIKA
11.  Pengertian Oseanografi dan Oseanografi Fisika!
 Ø Oseanografi (berasal dari bahasa Yunani oceanos yang berarti laut dan γράφειν atau graphos yang berarti gambaran atau deskripsi juga disebut oseanologi atau ilmu kelautan) adalah cabang dari ilmu bumi yang mempelajari segala aspek dari samudera dan lautan. Secara sederhana oseanografidapat diartikan sebagai gambaran atau deskripsi tentang laut. Dalam bahasa lain yang lebihlengkap, oseanografi dapat diartikan sebagai studi dan penjelajahan (eksplorasi) ilmiah mengenailaut dan segala fenomenanya.
 Ø Pengertian Oseanografi fisika yaitu Ilmu ini mempelajari hubungan antara sifat-sifat fisika yang terjadi dalam lautan sendiri dan yang terjadi antara lautan dengan atmosfer dan daratan. Hal ini termasuk kejadian-kejadian pokok seperti terjadinya tenaga pembangkit pasang dan gelombang, iklim dan sistem arus-arus yang terdapat dilautan dunia. Oseanografi Fisika adalah cabang ilmu oseanografi yang mempelajari segala sesuatu tentang fenomena dan proses-proses fisika di laut.  Hal-hal yang menjadi objek studinya  antara lain ; Arus-arus laut, Gelombang dan Pasang, Penyebaran dan perambatan cahaya dan bunyi di dalam laut, serta sifat-sifat fisika air laut seperti Suhu, Kejernihan, titik beku, daya hantar listrik, dan sifat-sifat fisika lainnya.
  2. Apa manfaat Mempelajari Oseanografi Fisika?
Manfaat mempelajari ilmu oseanografi fisika yaitu kita dapat mengetahui serta memahami keadaan perairan seperti suhu, salinitas, pH yang kemudian dapat digunakan untuk penelitian maupun kegiatan lainnya di dalam perairan.
  3. Apa yang anda ketahui tentang Oseanografi Fisika?
1.      Parameter perairan
2.      Alat dan bahan dalam praktikum Oseanografi Fisika
3.      Pasang surut dan tipe pasang surut
4.      Peristiwa terjadinya pasang surut
5.      Sifat fisik  air laut 


Daftar Pustaka
A.Shofy Mubarak. 2009. Sejarah Kelautan. Jurnal Ilmu Pendidikan (Online), jilid
NINING, S. N. 2002. Oseanografi Fisis. Kumpulan Transparansi Kuliah Oseanografi Fisika.
Rise. 2008. Pendahuluan Oseanografi. Diktat Kuliah Jur. Geofisika dan Meteorologi, ITB.
Sahala, Hutabarat dan Stewart M. Evans. 1984. Pengantar Oseanografi.Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Surbakti. 2007. Fundamentals of Oceanography-4th Ed, McGraw-Hill Publishing, New York.


Komentar

Postingan populer dari blog ini